A.
Pilihlah salah satu jawaban yang
kamu anggap benar!
1. Aswawarman disebut sebagai wangsakerta dari Kerajaan
Kutai karena….
a. Raja pertama Kutai yang beragama Hindu
b. Pembentuk Kerajaan Hindu
c. Pembentuk silsilah keluarga
d. Pembentuk pemerintahan kerajaan
e. Pembentuk Kerajaan Kutai yang bercorak Hindu
2. Kerajaan Mataram Kuno terpecah dan dipersatukan
kembali oleh….
a. Raja Samaratungga
b. Rakai Pikatan
c. Dyah Balitung
d. Rakai Panangkaran
e. Jayabaya
3. Raja Purnawarman pernah memerintahkan penggalian
saluran air yang disebut Sungai Gomati. Keterangan tersebut tercantum dalam
prasasti….
a. Tugu
b. Tiongkok masa Dinasti Han
c. Jambu
d. Pasir Awi
e. Kebon Kopi
4. Prasasti Ciareuteun yang merupakan prasasti
peninggalan Kerajaan Tarumanegara menceritakan tentang….
a. Pengorbanan 1.000 ekor lembu kepada Brahmana
b. Telapak kaki Raja Purnawarman yang menyerupai
telapak kaki gajah Dewa Wisnu
c. Telapak kaki Raja Mulawarman yang menyerupai telapak
kaki gajah Dewa Wisnu
d. Penggalian sungai Chandrabagha untuk pengairan sawah
penduduk
e. Penaklukan daerah-daerah sekitar Kerajaan
Tarumanegara
5. Pada masa Kerajaan Medang Mataram terdapat istilah
Pralaya Medang yang menceritakan tentang….
a. Pernikahan Raja Airlangga dengan putri dari Raja
Dharmawangsa
b. Kembalinya Raja Airlangga dari pelariannya
c. Pemisahan dua Kerajaan Medang menjadi dua oleh Empu
Bharada
d. Kekalahan Raja Wurawari oleh Raja Airlangga dalam
memperebutkan Kerajaan Medang
e. Penyerangan Raja Wurawari yang menyebabkan Raja
Dharmawangsa meninggal
6. Kerajaan Buleleng terletak di Pulau….
a. Madura
b. Bali
c. Sumatra
d. Kalimantan
e. Sulawesi
7. Dalam teori Arus Balik terdapat penyebar agama
Hindu-Buddha di Indonesia yang berasal dari kaum Brahmana….
a. India
b. Nusantara
c. Tiongkok
d. Malaka
e. Indo Tiongkok
8. Di bawah ini yang bukan merupakan negara yang
dilewati oleh penyebar kebudayaan India melalui jalur darat adalah….
a. Thailand
b. Semenanjung Malaka
c. Kamboja
d. Tiongkok
e. Tibet
9. Kerajaan Sriwijaya sering disebut juga Kerajaan
Nasional, karena….
a. Kerajaan Sriwijaya merupakan pusat perdagangan di
Nusantara pada waktu itu
b. Luas Kerajaan Sriwijaya sampai ke luar negeri
c. Luas kekuasaan Kerajaan Sriwijaya hampir seluruh
Nusantara
d. Pusat pemerintahan Kerajaan Sriwijaya berada di
Jakarta
e. Kekuatan militer dari Kerajaan Sriwijaya bersifat
maritim
10. Perdagangan di Kerajaan Sriwijaya mengalami kemajuan
yang sangat pesat terutama karena….
a. Runtuhnya peranan pelabuhan Malaka
b. Ramainya perdagangan di Selat Malaka
c. Letaknya strategis di tepi Malaka
d. Daerah kekuasaannya sangat luas
e. Menjadi pusat penghasil lada
11. Kitab yang menceritakan kehidupan Kerajaan
Singhasari adalah….
a. Pararaton
b. Sundayana
c. Sutasoma
d. Ramayana
e. Negarakertagama
12. Kerajaan Singhasari pernah menentang perintah dari
Kubilhai Khan pada masa kekuasaan….
a. Raja Ken Arok
b. Raja Tohjoyo
c. Raja Anusapati
d. Raja Ranggawuni
e. Raja Kertanegara
13. Pada masa pemerintahan Hayam Wuruk telah terjadi
Perang Bubat, yakni….
a. Perang antara Kerajaan Majapahit dengan Kerajaan
Sunda
b. Perang antara Kerajaan Majapahit dengan Kerajaan
Sriwijaya
c. Perang saudara antara anak-anak Hayam Wuruk
d. Perang saudara antara Hayam Wuruk dengan Mahesa
Cempaka
e. Perang antara Kerajaan Majapahit dengan Kerajaan
Bali
14. Raja yang terkenal dengan kepemimpinannya yang tegas
dalam menjalankan roda pemerintahannya di Kerajaan Holing/Kalingga adalah….
a. Empu Sendok
b. Dyah Balitung
c. Ratu Sima
d. Airlangga
e. Jhanabhadra
15. Banyak pendeta dari negeri Tiongkok berdatangan ke
Sriwijaya bertujuan untuk….
a. Singgah sebentar sebelum melanjutkan perjalan ke
India
b. Mencari pertimbangan kepada guru-guru besar di
Sriwijaya
c. Menjadi pendeta agama Buddha di Sriwijaya sebelum
kembali ke negaranya
d. Belajar ilmu agama dan bahasa Sansekerta sebelum
dating ke India
e. Menyebarkan agama Buddha di Sriwijaya sebelum
kembali ke negaranya
16. Raja di Jawa yang merupakan keturunan dari Raja
Udayana (Raja Bali) adalah Raja….
a. Airlangga
b. Jayabaya
c. Wijaya
d. Ken Arok
e. Kertajaya
17. Alasan Raja Airlangga membagi Kerajaan Medang
Kamulan menjadi dua bagian kepada kedua anaknya adalah….
a. Agar tidak terjadi perselisihan antara kedua anaknya
mengenai kekuasaan
b. Meminimalkan terjadinya suatu kudeta dari kedua
anaknya terhadap kedudukannya
c. Supaya kesejahteraan rakyat mendapatkan perhatian
oleh kedua anaknya
d. Agar pertahanan kerajaan lebih solid saat kerajaan
diserang dari pihak luar
e. Memudahkan dalam mengawasi daerah jajahan
18. Kerajaan Majapahit mencapai puncak kejayaannya pada
masa pemerintahan Raja….
a. Kertanegara
b. Raden Wijaya
c. Tribuanatunggadewi
d. Hayam Wuruk
e. Jayawardhana
19. Pada masa kepemimpinan Raja Jayanegara, Kerajaan
Majapahit sering dilanda pemberontakan karena….
a. Kepemimpinan Raja Jayanegara yang tidak mempunyai
karisma dan tidak bijaksana
b. Tidak adanya peraturan yang ketat tentang pengaturan
pajak dan daerah jajahan
c. Keadaan penduduk Majapahit yang menderita karena
tidak ada perhatian dari raja
d. Raja Jayanegara terlalu mementingkan kekuasaan dan
kepentingan keluarga daripada kepentingan negara
e. Raja Jayanegara dianggap tidak layak menjadi Raja
Majapahit karena bukan merupakan putra mahkota
20. Salah satu faktor penyebab runtuhnya kerajaan
Majapahit adalah karena perang saudara yang disebut dengan….
a. Pemberontakan Sadeng
b. Perang Paregreg
c. Pemberontakan Kuti
d. Perang Bubat
e. Pemberontakan Semi
B. Jawablah pertanyaan-pertanyaan di
bawah ini dengan benar!
1.
Bagaimanakah kehidupan ekonomi di
Kerajaan Kutai?
2.
Sebutkan 3 (tiga) macam prasasti
peninggalan dari Kerajaan Tarumanegara!
3.
Apa isi dari Prasasti Canggal
penginggalan Kerajaan Mataram Kuno?
4.
Apa tujuan dari Airlangga memecah
Kerajaan Medang Kamulan?
5.
Daerah mana saja yang berhasil
dikuasai oleh Kertanegara dari Kerajaan Singhasari?
6.
Sebutkan 5 (lima) pemberontakan yang
terjadi pada masa Jayanegara dari Majapahit!
7.
Sebutkan 2 (dua) faktor penyebab
kemunduran Kerajaan Majapahit!
8. Jelaskan
kondisi sosial di Kerajaan Majapahit!
9. Sebutkan
hasil-hasil kebudayaan Kerajaan Singhasari!
10. Mengapa
Kerajaan Kediri mengalami kemunduran pada masa pemerintahan Raja Kertajaya?